kawai

kawai

Volume , chapter 1: Awal Yang baru

Volume 1, Chapter 1: Awal yang Baru

TL. Pedrosa


Peyakit Ketergantungan Cinta. ini adalah sebuah type penyakit yang berasal dari hati, ketika penyakit ini menyerang, akan mulai berputar di sekitar kehidupan orang yang anda cintai, dengan kata lain, itu berarti penjara total/ketergantungan. tindakan macam ini sangant buruk bereffek ke pada kehidupan orang lain. dan lebih sering dari itu berubah menjadi akhir yang buruk.

Karena ini di sebut  sebagai "penyaki" didalamnya, maka harus ada ringan dang beratnya. Ringannya, Hanya orang-orang yang melekat dan terikat secara emosional dari biasanya, tetapi yang terpenting adalah yang paling parah, kalian bahkan bisa mengatakan itu sangat berbahaya.

Juga, Penyakit ketergantungan cinta dalam budaya 2 dimensi, lebih sering disebut sebagai "Yandere".

Dan diriku, aku sepertinya memiliki beberapa macam kondisi tubuh yang spesial. yang dengan mudah memikat orang-orang dengan penyakit ketergantungan cinta kepada ku. Didalam hal ini aku agak jengkel, tetapi beruntungnya jumlahnya sedikit, dan setidaknya tidak berpengaruh juga kepada sesama jenis, yang merupakan sebuah berkah di dalam hal buruk.

Melarikan diri dari kota yang sudah dikenal, aku datang ke kota yang baru, memulai hidup yang baru sekali lagi, semua ini demi melarikan diri dari seseorang yang mengclaim sebagai pacar ku.

Maafkan aku jika bahwa aku tidak suka banyak berbicara tentang dia, sampai pada titik aku bahkan tidak merasa ingin mengingat kembali kenangan itu. Persis seperti itu, tinggal di kota baru dan lulus dengan damai dan normal, adalah satu-satunya pemikiran realistis ku saat ini.

Waktu, seharusnya dapat menghapus beberapa hal, yang aku pikirkan.

Memikirkan kembali kesempatan ku untuk datang ke kota ini, aku membawa barang bawan ku dan masuk ke sebuah distrik kecil yang aku telah sewa samapai aku lulus.

Sebuah bangunan yang terdiri dari tiga ruangan dan satu aula, meskipun bagi ku itu sedikit terlalu besar untuk di tinggali ,tetapi bagi diriku sendiri memiliki ruang pribadi yang  luas, aku sedikit senang dengan hal itu, karena keluarga ku terbilang sedikit di kalangan atas,bahkan pindah sekolah diperbolehkan oleh orang tua ku, dan mereka melakukan pekerjaan yang baik dengan tetap merahasiakannya, sehingga orang itu tidak dapat menemukan ku lagi.


Terlahir dalan keluarga yang benar-benar mengerti bahwa kau adalah salah satu berkat terbesar yang aku dapatkan dari masa hidup ku sebelumnya, meskipun aku juga akan meyalahkan orang tua ku juga untuk orang yang terus-menerus mengganggu ku.

Setelah istirahat sejenak, aku berjalan berkeliling dalam lingkaran besar, dan akhirnya terbiasa dengan area baru di sekitar ku, Setelah selesai makan malam di luar, mengunjungi mal terdekat untuk membeli kebutuhan hidup, aku kembali kerumah, mencuci dan membilas dengan benar, lalu besiap untuk tidur, karena besok aku akan pergi kesekolah baru ku, jadi aku harus memiliki penampilan yang segar dan energik untuk itu.

"Selamat malam"

Aku mengatkan kepada diriku sendiri, dengan harapan bisa membatu ku untuk tidur lebih nyenyak.

Su Hua Private Middle School, sekolah menengah yang terkenal di kota ini. Mengambil contoh dari sekolah luar negeri, sekolah tersebut memungkinkan murid-muridnya untuk memiliki pendidikan belajar independend mereka sendiri sebagai dasarnya, pada dasarnya ini berarti bahwa siswa mengelolah urusan sekolah mereka sendiri, jika kepala sekolah dan dewan direktur tidak sibuk di dalamnya, maka akan menjadi Dewan Mahasiswa yang mebuat keputusan.

Aku melihat buku panduan sekolah, menguap, dan masuk ke sekolah.


"Selamat siang murid-murid, hari ini akan ada murid pindahan yang akan masuk kelas kita, semuanya tolong beri sambutan selamat datang ke padanya~"

Seoranng guru wanita yang memakai kacamata memberi isyarat kepada ku yang sedang berdiri sendiri di luar koridor kelas; Aku menyesuaikan dasiku, berdeham, dan masuk ke kelas.

"Erm... Halo semuanya, nama saya Zhang Jian, saya tidak memiliki terlalu banyak pegenalan diri, jadi semuanya, tolong jaga saya dengan baik~!


Pengenalan diri yang sederhana, mereka yang ingin berteman dengan ku hanya akan sedikit jumlahnya, jadi aku cukup mengucapkan nama ku.

"Baiklah, Zhang jian-Tongxue silahkan cari tempat duduk kosong dan duduk, pelajaran akan segera dimulai."

(TL:-tongxue akhiran yg berarti murid/teman sekelas)

Mencari tempat duduk yang kosong, inilah bidang keahlianku!.

Aku mengamati seluruh kelas, dan melihat ada tiga kursi kosong, yang pertama adalah barisan depan, tentu saja tidak! yang kedua ada di deret terakhir di dekat jendela, bukankah tempat duduk ini nampaknya terlalu menyedihkan untuk di gunakan? Tidak! Dan yang ketiga, ada didekat jendela di deretan tengah kelas yang paling kanan, Mm, kursi ini tidak buruk.

Setelah memutuskannya, aku langsung duduk di sana, dan saat mengeluarkan buku sekolah ku, murid yang duduk di belakang menggunakan jarinya untuk mencolek punggung ku.

Berbalik untuk melihatnya, dia tidak mengucapkan sepatah katapun, tetapi matanya mengisyaratkan kepada ku untuk melihat ke kiriku, dan setelah dan setelah aku melihat sekeliling kelas, aku menyadari semua siswa menatapku dengan penuh perhatian. Bahkan kalau aku murid baru kalian tidak tahan melakukan ini padaku, bukan? Tapi dilihat lebih seksama dari mata mereka, aku menyadari ada sesuatu yang salah, terutama murid-murid laki itu yang mengepalkan tinjunya pada ku.

Sampai saat ini, aku kemudian baru menyadari ada seorang gadis yang sangat cantik duduk di sebelahku, dia tampak seperti orang yang agak pendiam, dan rambut hitamnya yang panjang secara alami mengalir turun dari bahunya, dan ketika dia menyadari bahwa aku sedang melihatnya, dia tertawa kecil kepadaku.

Suaranya, sangat lembut.

Dengan telah melewati banyak pasang surut kehidupan, aku langsung tahu saat ini bahwa aku telah membuat kesalahan besar disini.Tidak ada yang duduk disini karena ada kesepakatan diam-diam yang jelas antara murid-murid laki di kelas untuk tidak duduk disini, aku tersenyum dengan menyesal kepada mereka, dan bersiap untuk memindahkan barang-barang ku ke tempat yang menyedihkan itu dibelakang.

"Ai ~ yoh ~ angin di tempat ini nampaknya agak terlalu kuat untukku, kurasa aku harus mengganti kursi."

Setelah duduk di kursi deretan yang paling belakang yang dekat dengan jendela, murid-murid laki dikelas menatapku dengan tatapan "pemahaman yang bagus, bajingan kecil" dan melihat kedapan lagi.

"Zhang Jian~tongxue, aku tidak keberatan kau mengganti tempat duduk,Tapi kau bilang angin disana terlalu kuat, meski jendela disana bahkan tidak terbuka! juga di tempat duduk yang kau duduki sekarang, jendelanya sekarang terbuka lebar, kau tahu."

Guru wajahnya bingung saat menatapku, Seperti murid-murid, Xiao Jiu jiu-laoshi tidak begitu sadar akan masalah ini.

(TL: ada 2 akhiran disini pertama Xiao yang berarti manis atau Cute; yg kedua Laoshi, yang berarti guru)

"Laoshi ~ sebenarnya kursi itu...... bagaimana yah,.... oh, iya! Ada masalah dengan kursi itu, tidak peduli apakah itu musim semi, musim panas, musim gugur atau musim dingin, itu akan selalu dingin kalau duduk disana! kedinginannya itu seperti akan membuat rambut siapa pun berdiri!"

Seorang murid laki-laki berdiri dan membantu ku menjelaskan situasinya,  tapi sekarang ini adalah era pengetahuan modern, dengan alasan bak-baklakan yang sangat jelas, siapa sih yang akan mempercayainya.

"Itu benar, itu benar, kalau prempuan itu akan baik-baik saja, tapi kalau itu laki-laki, itu akan sangat dingin untuknya!"

Beberapa kelompok murid laki-laki lagi benar-benar menemaninya berbicara lebih banyak omong kosong!

"Aku mengerti.... kalau begitu bersiap untuk memulai pelajaran kita!"

Guru perempuan ini terlihat agak muda, dan tampaknya takut dengan topik semacam ini, kemudian dia tidak banyak memikirkannya, tapi sejujurnya, aku benar-benar merasa dingin sekali di sana sekarang.

Itu bukan perbuatan hantu, yang aku tahu.....itu sebenarnya hawa mebunuh dari seluruh murid laki-laki di seluruh kelas.......

Saat kelas dimulai, aku masih sama seperti sebelumnya, melamun disana-sini, meski aku tidak bisa melepaskan perasaan bahwa terkadang  aku merasa seseorang menatapku terus-menerus. Saat aku menoleh untuk melihat, gadis pendiam itu di depan.

Aku menyentuh wajahku, tidak ada yang menempel di wajahku, dan aku tahu bahwa aku juga tidak terlalu tampan, setidaknya dari yang aku tahu ada murid laki-laki yang tampan lainnya di kelas ini.

Mm, itu benar, ada beberapa dari mereka!

Lalu mengapa dia menatapku?

Aku bahkan tidak bisa memikirkan alasan apa pun jadi aku biarkan saja, karena moto hidupku adalah mencoba utuk tidak melibatkan diri kedalam persoalan yang merepotkan. jadi jika dia ingin melihat, maka biarkan saja, karena aku tidak akan rugi apa pun jadinya. Dan aku menolehkan kepalaku kesamping, membiarkan dia melihat apa yang menurutku adalah pose diriku yang paling tampan.

Aku tidak akan membuat salah satu kesalahan terbesar didunia, untuk menyimpulkan dia telah jatuh cinta kepadaku, tetapi bagaimanana jika...? tidak ada yang bisa memastikan hal semacam ini.

karena cinta selalu badai.

Bagaimana pun menghayal tentanng diriku sendiri, Aku pikir mengapa tidak, jika bisa mendapat pacar yang normal dan cantik?

Tidak peduli dimanapun kalian belajar. itu selalu membosankan, dan aku akhirnya bertahan sampai sekolah selesai, dibarengi bel yang berbunyi, aku mulai membangun hubungan antara aku dengan teman sekelas ku.

Aku mencoba membaurkan percakapan dengan orang lain, dan dan pengaruhnya seketika: apa yang sedang mereka diskusikan tidak lain adalah tentang permainan, atau gadis cantik atau.... sumber daya.

(TL: sumber daya dengan kata lain, macam-macam hal dewasa)

Tentang macam-macam sumber daya apa pun itu, menjadi veteran yang sudah lama aku tidak akan kurang dengan semua hal itu, jadi aku secara alami menjadi teman baik dengan semua siswa laki-laki.

"Zhang jian kau berengsek, kau benar-benar kamus suci"

"Jangan, jangan begitu, aku hanya berbagi cinta!"

"Ayo, ayo makan bersama, aku akan meneraktir mu, aku juga ingin berbagi, untuk membiarkan dunia dipenuhi dengan cinta dan kesenangan juga!"

Sekelompok orang berkerumun di sekelilingku, mencoba menggandrungi ku, Terus terang, aku........... agak menikmatinya perasaan seperti ini!

Tapi sepertinya aku hampir tidak memperhatikannya; Terakhir kali aku belajar di sekolah yang semuanya murid laki-laki.

Aku tidak pikir bahwa teman sekelasku akan menjadi type seperti  ini.

Gadis-gadis di samping kami setelah mendengar apa yang sedang kami bicarakan, dengan menghina mengatakan sebuah kalimat.

"Ada empat samapah masyarakat di Su Hua, Zhang jian, Kau memiliki potensi untuk menjadi yang kelimanya."

Seorang murid permpuan bahkan langsung menandakan bahwa aku adalah sampah masyarakat, menghela nafas, jangan katakan ini konsekuensin dari mencoba mendapatkan hasilnya dengan cepat? Meskipun aku berhasil cepat membaur dengan semua murid laki-laki, aku justru memperburuk hubunganku dengan murid prempuan.


Sepertinya aku harus menghabiskan seluruh kehidupan sekola menengahku secara keseluruhan dengan murid cowok. Hatiku pada saat ini ingin menangis tapi ironisnya tidak bisa meneteskan air mata.

Aku tersenyum pahit beberapa kali, dan saaat memikirkan bagaimana untuk menghabiskan hari essok untuk membangun hubungan dengan murid perempuan, aku mulai berjalan keluar dari kelas, saat sebuah tangan menarik ujug bajuku.

Gadis yang pendiam itu, wajahnya tampak agak merah, seolah-olah dia telah mengambil keputusan untuk sesuatu hal.


Vol 1 - chp 1 ~ End


Sebelumnya  -   LDD  -  Selanjutnya




No comments:

Pageviews past week